1 - Zunnun al-Misri berkata:
“Istighfar itu menghimpunkan beberapa makna:
i) Penyesalan atas dosa yang telah lalu.
ii) Keazaman untuk berhenti (daripada dosa).
iii) Menunaikan kewajipan Allah yang telah engkau sia-siakan.
iv) Memulangkan hak-hak yang dizalimi pada harta dan maruah
dan berdamai (memohon kemaafan) mengenainya.
v) Meluluhkan setiap daging dan darah yang tumbuh daripada
sumber yang haram.
vi) Merasakan peritnya ketaatan sebagaimana engkau pernah
merasai kemanisan maksiat."
2 - Al-Ahnaf bin Qais berkata: "Ya Allah, jika Engkau
mengampuniku, maka Engkaulah yang selayaknya berbuat demikian dan jika Engkau
mengazabku, maka akulah yang selayaknya (menerima azab) itu."
3 - Riyah al-Qaisi berkata: "Aku mempunyai empat puluh
lebih dosa dan aku telah memohon ampun bagi setiap dosa itu sebanyak seratus
ribu kali."
4 - Rabi'ah al-Syamiyyah berkata: "Aku memohon ampun
kepada Allah atas kurangnya kejujuranku pada ucapanku: Aku memohon ampun kepada
Allah.”
Sumber:
Siyar A’lam al-Nubala’ oleh al-Hafiz al-Zahabi.
Tiada ulasan:
Catat Ulasan